Toraja farmer

Pertanian dataran tinggi

Lebih untung jual beras daripada jual gabah

Leave a comment

Masalah klasik yang dialami petani padi adalah harga gabah yang jatuh di tingkat petani setiap kali musim panen. Hal yang menjadi penyebabnya antara lain :

1. Petani hanya menanam padi pada musim hujan karena inilah satu-satunya pilihan ketika lahan persawahan tergenang air. Akibatnya padi menjadi komoditas dominan pada periode ini.
2. Waktu tanam padi yang hampir serempak membuat panen dalam waktu yang serempak pula.
3. Apabila curah hujan yang masih tinggi saat panen tiba maka akan menghambat proses pengeringan gabah yang membuat kualitasnya menjadi turun.
Fluktuasi harga gabah yang tidak stabil di tingkat petani
Mengapa harga beras cenderung stabil, alasannya karena beras adalah komoditas strategis nasional oleh karenanya pemerintah akan berusaha keras untuk meredam goncangan harga beras. Bila harga beras goncang maka akan membahayakan stabilitas nasional kita.
Selama ini yang diuntungkan dalam agribisnis padi adalah pedagang dan pemilik penggilingan padi. Mereka membeli gabah dengan harga murah kemudian menjual beras dengan keuntungan yang maksimal. Dengan demikian agar petani padi memperoleh hasil maksimal dari usaha taninya maka harus menjual beras bukan menjual gabah.
Keuntungan petani ketika yang menjual beras adalah :
1. Margin proses dari gabah ke beras akan menjadi milik petani.
Cara perhitungan margin proses adalah :
(HBP x R ) – (HG – OK – OG) ……………(…/kg beras)
HBP : Harga beras di tingkat penggilingan
R : Rendemen gabah ke beras (berapa persen gabah menjadi beras)
HG : Harga gabah di petani
OP : Ongkos pengeringan gabah
OG : Ongkos penggilingan dari gabah menjadi beras

Nilai margin akan berubah mengikuti harga gabah pada petani. Semakin rendah harga gabah maka margin juga akan semakin besar.
2. Kejenuhan pasar gabah saat panen serempak menjadi berkurang karena gabah tidak langsung dijual ke pasar tetapi diproses dahulu oleh petani menjadi beras.
3. Karena petani memproses gabahnya sendiri maka akan ada usaha untuk meningkatkan rendemen padinya semaksimal mungkin dengan cara pemupukan berimbang sesuai dengan anjuran dan rekomendasi pemupukan. Petani dengan kesadaran sendiri akan berusaha menaikkan produktivitas padi yang optimal dan memacu penggunaan inovasi teknologi padi.
4. Hasil sampingan giling padi yaitu dedak menjadi milik petani.

Pustaka acuan
Sudana, Wayan. Lebih untung jual beras daripada jual gabah. Puslitbang Sosial Ekonomi Pertanian Bogor.

Advertisements

Author: jonathan tbg

I am studying agriculture at UKI Toraja. Why must agriculture?, in there we can do many things, for the better world. So, i am a farmer, intellectual farmer.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s